Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Teknologi Membuat Belajar Gemilang namun Bisa Menjadi Bumerang (Denius, 2017)

Teknologi Membuat Belajar Gemilang namun Bisa Menjadi Bumerang (Denius, 2017) Credit: https://i0.wp.com/sejiwa.org/wp-content/uploads/2016/02/Internet-ADd.jpg?fit=450%2C250 Mendengar kata teknologi tidak akan luput dari kebutuhan manusia, malahan bisa saja kita sebut sebagai kebutuhan pokok manusia. Teknologi telah menjadi makanan sehari-hari untuk semua kalangan. Hampir semua umur, jabatan dan golongan menggunakan teknologi setiap hari.  Menurut Martin (1999) teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer saja yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi  (TIK) sudah hadir sejak berabad-abad lamanya, semenjak manusia diciptakan di muka bumi ini. Namun berbeda dengan sekarang, dulu manusia menggunakan TIK sebagai alat komunikasi antar sesama manusia melalui simbol-simbol dan isyarat.  Alat yang digunakan...

Jeritan Perempuan Untuk Pemuda-Pemudi Indonesia (Denius, 2017)

Jeritan Perempuan Untuk Pemuda-Pemudi Indonesia (Denius, 2017) Credit: Kupretist Blog - wordpress.com “Beri Aku 1.000 Orang Tua, Niscaya Akan Kucabut Semeru Dari Akarnya, Beri Aku 10 Pemuda, Niscaya Akan Kuguncangkan Dunia" Soekarno (Bung Karno). Apakah kamu tahu kalimat tersebut? Siapa yang tidak tahu kalimat tersebut? Sebuah kalimat yang disampaikan oleh presiden pertama RI, Soekarno. Kenapa kalimat ini selalu dikaitkan dengan para pemuda-pemudi? karena dalam kodratnya pemuda merupakan ujung tombak negara. Melalui pemuda sebuah negara akan menjadi demokrasi, melalui pemuda mimpi-mimpi para pejuang kemerdekaan akan terwujud, melalui pemuda semua yang tidak mungkin akan terjadi.  Banyak sudah hal yang diperjuangan para pemuda dalam menuntun mimpi-mimpi masyarakat. Hidup mati diperjuangkan mereka untuk mencapai puncak kejayaan Indonesia. Ditinjau lebih dalam pemuda bukannya hanya laki-laki, tapi pemuda juga merupakan bagian dari perempuan, lebih tepatnya pe...

Putih Kertas yang Ternodai Hitam Gadget (Denius,2017)

Putih Kertas yang Ternodai Hitam Gadget (Denius,2017) https://ae01.alicdn.com/kf/HTB1_GVFSFXXXXasaXXXq6xXFXXXH/Kreatif-Katak-Sedih-Terasa-Buruk-Man-Jaringan-Kotak-Jaringan-Penutup-Kertas-Dispenser-Kasus-Rumah-Dekorasi-Lucu.jpg  “Putih oh putih mengapa engkau hitam, bagaimana aku tak hitam aku sudah kalah, aku sudah kalah” . Pasti kita semua mengetahui syair dari lagu tersebut. Syair lagu yang dinyanyikan di kartun Upin dan Ipin ini, dinyanyikan secara bahagia oleh para pemerannya. Tapi, berbeda dengan kata-kata yang digunakan di atas. Suatu nyanyian yang mengibaratkan kertas dan  gadget , kertas diibaratkan putih dan  gadget  diibaratkan hitam.  Putih yang dinodai oleh noda hitam menyebabkan putih mengalami kehilangan kesucian. Dapat diartikan bahwa kata dinodai diibaratkan dirusak/direbut, sedangkan kesucian diibaratkan kejayaan/kehebatan. Jadi dapat diartikan, kertas yang direbut kejayaannya oleh  gadget . Dimasa yang penuh dengan keajaiba...